Sekolah Ramah Lingkungan: Program Daur Ulang Kini Jadi Kegiatan Wajib
pgsd.fip.unesa.ac.id – Program sekolah ramah lingkungan kini semakin diperkuat dengan penerapan kegiatan daur ulang sebagai agenda wajib di berbagai sekolah dasar. Kebijakan ini menjadi sorotan karena terbukti meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, sekolah mengajak siswa untuk aktif memilah sampah organik dan anorganik, mengumpulkan barang bekas yang masih bisa didaur ulang, hingga membuat kerajinan sederhana dari material tidak terpakai. Kolaborasi dengan bank sampah dan komunitas peduli lingkungan juga semakin sering dilakukan untuk mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Program ini memberikan dampak positif, mulai dari meningkatnya kedisiplinan siswa dalam menjaga lingkungan sekolah hingga munculnya kreativitas baru melalui kegiatan daur ulang. Banyak sekolah melaporkan bahwa volume sampah berkurang cukup signifikan setelah kegiatan ini menjadi rutinitas mingguan.
Meski demikian, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti fasilitas pemilahan sampah yang belum merata serta minimnya pembiasaan serupa dari lingkungan rumah. Guru dan orang tua perlu bekerja sama agar program dapat berjalan konsisten dan memberikan hasil maksimal.
Dengan berbagai manfaat yang dirasakan, program daur ulang di sekolah dasar diprediksi akan terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya peduli lingkungan sejak usia dini.
penulis: adeluh febiola