STRATEGI JITU MENGATASI ANGGOTA KELOMPOK YANG PASIF
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Kerja kelompok ialah bagian yang tidak terpisah dari dunia pendidikan maupun professional. Namun, tak ayal kita juga menemukan satu hingga dua, bisa juga lebih, fakta mengenai anggota yang kurang aktif, baik di grup WhatsApp maupun saat pertemuan langsung. Situasi tersebut bisa membuat frustasi dan menghambat kemajuan proyek. Tapi kalian tidak perlu risau lagi, sebab artikel ini akan membahas beberapa strategi yang bisa kalian terapkan guna mengatasi masalah serupa.
1. Mengidentifikasi Akar Masalah; sebelum mengambil tindakan, sangat penting bagi kalian untuk memahami mengapa teman kelompok kalian pasif. Beberapa alasan yang paling sering ditemui:
Kurang mengerti tugas atau tujuan pengerjaan tugas kelompok.
Mereka ragu dalam menyuarakan pendapat, sebab takut salah dan dinilai.
Beban pribadi atau masalah eksternal bisa mempengaruhi motivasi mereka.
Beberapa orang juga lebih menyukai gaya komunikasi secara pribadi daripada grup besar.
2. Strategi Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif di Grup WhatsApp:
Sapa secara personal; kirim pesan pribadi yang ramah. Tanyakan kabar dan tawarkan bantuan jika mereka mengalami kesulitan.
Tandai (tag/@) di grup; jangan ragu untuk menyebut nama mereka saat ada pertanyaan atau tugas yang relevan. Ini akan membantu menarik perhatian mereka tanpa membuatnya merasa disudutkan.
Berikan pujian; jika mereka memberikan kontribusi, sekecil apapun berikan pujian yang tulus. Ini akan membantu mereka meningkatkan kepercayaan dirinya.
3. Strategi Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif secara Langsung:
Ajak bicara empat mata; bicaralah dengan mereka secara pribadi dan terbuka. Tanyakan apakah ada hal yang membuat mereka kesulitan, apa yang bisa kamu bantu.
Libatkan dalan brainstorming; saat brainstorming, ajukan pertanyaan langsung yang membutuhkan jawaban singkat. Misalnya, “bagaimana pendapatmu mengenai yang kita diskusikan?”
Berikan tanggung jawab spesifik; berikan tugas yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Tapi selalu pastikan bahwa tugas terukur dan memiliki tenggat waktu yang jelas.
Ciptakan suasana yang positif; hindari kritik yang tidak membangun. Dan lebih fokuskan kelompokmu kepada solusi dan berikan dukungan terbaik yang bisa kamu berikan.
Jadi, menghadapi anggota kelompok yang pasif memang butuh kesabaran serta strategi yang tepat. Dengan mengidentifikasi akar masalah dan menerapkan solusi yang sesuai. Kalian dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan produktif.
Penulis: Salsabila Qothrunnada