The Creative Turn in Teacher Education: Canva as a Pedagogical Powerhouse for PGSD
Pendidikan guru sekolah dasar kini memasuki fase baru ketika kreativitas menjadi tuntutan utama keberhasilan pembelajaran. Canva berperan sebagai alat yang membuka ruang kreativitas tersebut melalui fitur-fitur desain yang mudah digunakan. Calon guru dapat memanfaatkan platform ini untuk menyusun media yang lebih modern, berstruktur, dan menarik bagi siswa. Dalam era digital, keterampilan desain bukan lagi kemampuan tambahan, tetapi bagian dari kompetensi profesional guru. Canva mempermudah proses desain sehingga guru dapat mengeksplorasi berbagai bentuk visual yang sesuai dengan konteks kelas. Dengan demikian, Canva membantu menciptakan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan menyenangkan. Hal ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar secara berkelanjutan.
Dalam proses pendidikan guru, Canva memberikan kesempatan bagi mahasiswa PGSD untuk belajar mengintegrasikan pedagogi dengan desain visual. Mahasiswa diminta untuk menyusun media yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki struktur informasi yang logis dan mendukung pemahaman konsep. Proses ini mendorong mereka untuk memikirkan ulang cara penyampaian materi dan bagaimana siswa akan memproses visual tersebut. Canva melatih mahasiswa untuk menyeimbangkan estetika dan fungsi melalui pilihan warna, ikon, dan tipografi yang sesuai dengan usia siswa. Dengan fitur yang mudah digunakan, mahasiswa dapat menghasilkan media berkualitas tanpa harus memiliki latar belakang desain grafis. Hal ini mempercepat adaptasi mereka terhadap tuntutan pembelajaran digital. Dengan demikian, Canva memperkuat kompetensi mahasiswa dalam mengembangkan media yang efektif dan informatif.
Penggunaan Canva dalam proyek perkuliahan juga memfasilitasi pengembangan kemampuan kolaborasi dan komunikasi antar mahasiswa PGSD. Mereka dapat bekerja bersama dalam satu dokumen desain untuk menciptakan media pembelajaran yang kompleks dan berkualitas. Proses kolaboratif ini mengajarkan mahasiswa bagaimana membangun ide, bernegosiasi, dan menggabungkan perspektif pedagogis yang beragam. Selain itu, penggunaan Canva mendukung penilaian autentik karena produk yang dihasilkan mencerminkan kemampuan analisis dan kreativitas mahasiswa. Canva juga memungkinkan mahasiswa menghasilkan media dalam berbagai bentuk seperti modul, booklet, kartu aktivitas, hingga infografis. Dengan demikian, mahasiswa dapat dievaluasi berdasarkan kemampuan mereka menyusun media yang relevan dan efektif. Platform ini memperkuat pembelajaran berbasis proyek yang kini menjadi bagian penting dalam kurikulum pendidikan guru.
Dalam konteks kelas, Canva memperluas kemampuan guru sekolah dasar dalam menyesuaikan media pembelajaran dengan kebutuhan siswa yang berbeda. Guru dapat membuat media visual khusus untuk siswa dengan kebutuhan belajar tertentu tanpa menghabiskan banyak sumber daya. Dengan media yang tepat, guru dapat mengurangi hambatan belajar dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Canva menyediakan berbagai ilustrasi, ikon, dan template yang mendukung pembelajaran berbasis visual konkret. Hal ini sangat membantu dalam mata pelajaran seperti IPAS dan matematika yang membutuhkan representasi visual yang kuat. Dengan menggunakan Canva, guru dapat merancang pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Dengan demikian, Canva memperkuat kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Walaupun Canva sangat memfasilitasi kreativitas guru, penggunaannya tetap harus diimbangi dengan literasi pedagogis yang kuat. Guru harus mampu menentukan kapan visual diperlukan dan kapan justru dapat mengganggu fokus belajar siswa. Mahasiswa PGSD perlu memahami teori belajar visual dan prinsip desain instruksional agar dapat membuat media yang tepat sasaran. Institusi pendidikan guru juga harus memberikan umpan balik terstruktur terhadap produk media yang dihasilkan mahasiswa. Hal ini memastikan bahwa penggunaan Canva selalu berorientasi pada pengembangan kompetensi pedagogis. Ketika literasi visual dan pedagogi berjalan seimbang, Canva dapat menjadi alat revolusioner yang mengubah kualitas pendidikan dasar. Dengan demikian, Canva bukan sekadar platform desain, tetapi pondasi bagi inovasi pembelajaran masa depan.
Penulis: Putri Arina Hidayati