Tips Mengatur Keuangan Ala Mahasiswa: Lifestyle Oke, Tabungan Tetap Aman!
Sebagai mahasiswa, masa kuliah
sering menjadi waktu untuk mengeksplorasi banyak hal, mulai dari nongkrong
bareng teman, ikut komunitas, volunteer, hingga upgrade gaya hidup.
Namun, di balik keseruan itu, ada tantangan besar yang harus dihadapi, yaitu
bagaimana caranya mengatur keuangan agar tidak boncos di akhir bulan. Apalagi
kalau mengandalkan uang saku bulanan atau hasil kerja part-time, perlu
strategi khusus supaya keuangan tetap terkendali.
Salah satu konsep pengelolaan uang
yang cocok untuk mahasiswa adalah metode 60–20–20. Konsep ini membantu kita
membagi uang berdasarkan prioritas hidup secara seimbang. Dengan begitu,
kebutuhan terpenuhi, gaya hidup tidak terabaikan, dan tabungan tetap berjalan.
Tidak harus ahli keuangan untuk menerapkannya, cukup disiplin dan konsisten.
Pertama, alokasikan 60% dari uang
bulanan untuk kebutuhan utama. Contohnya seperti biaya makan, transportasi,
kuota internet, hingga keperluan kuliah. Dengan memastikan kebutuhan pokok aman
dulu, hidup akan terasa lebih tenang. Tipsnya, cari alternatif hemat, seperti
masak sendiri, manfaatkan kartu mahasiswa untuk diskon, atau pakai layanan
transportasi promo biar pengeluaran lebih terkontrol.
Selanjutnya, 20% dari uang saku
boleh digunakan untuk gaya hidup. Inilah bagian yang membuat hidup sebagai
mahasiswa tetap menyenangkan. Kamu bisa nongkrong di café, beli outfit
baru, langganan aplikasi hiburan, hingga traveling tipis-tipis. Tapi
ingat, tetap sesuai porsi! Gunakan batas ini sebagai rem agar tidak kalap
ketika melihat promo atau iklan menarik di media sosial.
Terakhir, 20% sisanya wajib
disisihkan untuk tabungan atau dana darurat. Meski nominalnya mungkin terasa
kecil di awal, kebiasaan menabung sejak muda akan membawa manfaat besar suatu
hari nanti. Dana darurat atau tabungan tujuan tertentu akan sangat berguna
menghadapi kebutuhan tak terduga. Jika ingin lebih maju, bisa mulai investasi
yang risikonya kecil dan cocok untuk pelajar, seperti reksa dana pasar uang.
Dengan menerapkan metode 60–20–20,
kita tidak hanya belajar mandiri secara finansial, tetapi juga menyiapkan masa
depan yang lebih stabil. Keuangan yang teratur akan membuat kamu lebih percaya
diri menjalani kehidupan kampus tanpa rasa cemas soal uang. Ingat, mahasiswa
keren bukan hanya yang gaya hidupnya hits, tetapi juga yang cerdas
mengelola setiap rupiah!
Penulis: Salsabila Risqi Aulia