Viral Tren Belajar 2 Jam Sehari “Ultra-Focus Study Method”: Efektif atau Tidak?
pgsd.fip.unesa.ac.id – Di media sosial, tren belajar 2 jam sehari dengan metode “Ultra-Focus Study Method” sedang ramai diperbincangkan. Metode ini mengajak pelajar untuk belajar secara super fokus dalam waktu singkat tetapi konsisten setiap hari. Banyak siswa mengaku metode ini membantu mereka mengurangi stres dan tetap produktif tanpa harus belajar berjam-jam.
Metode Ultra-Focus menekankan pada belajar tanpa distraksi selama 120 menit penuh. Siswa diharuskan mematikan notifikasi ponsel, memilih tempat yang tenang, dan menentukan target yang jelas sebelum mulai belajar. Dengan cara ini, kualitas belajar dinilai lebih penting daripada durasinya.
Banyak konten kreator pendidikan turut menguji metode ini dan membagikan hasilnya secara online. Beberapa menyatakan bahwa belajar dua jam secara fokus dapat meningkatkan pemahaman, terutama untuk materi yang membutuhkan konsentrasi intens. Namun, metode ini tidak selalu cocok untuk semua pelajar, terutama yang memiliki beban tugas berat.
Di balik popularitasnya, para guru mengingatkan bahwa metode belajar tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Bagi beberapa siswa, belajar singkat namun fokus mungkin efektif. Namun, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami konsep tertentu. Fleksibilitas menjadi kunci dalam memilih strategi belajar.
Tren Ultra-Focus Menuju 2025 menunjukkan bahwa pelajar semakin mencari cara belajar yang efisien dan sesuai dengan gaya mereka. Selama digunakan dengan bijak, metode ini dapat menjadi salah satu alternatif strategi belajar yang menyenangkan dan tidak membebani.
penulis: adeluh febiola