Cara Mengurangi Overthinking dalam Kehidupan Sehari-Hari
Overthinking sering kali menjadi penghambat kebahagiaan dan
produktivitas, terutama ketika pikiran terus berputar tanpa menemukan solusi
yang jelas. Salah satu langkah awal untuk menguranginya adalah menyadari bahwa
tidak semua hal perlu dipikirkan secara berlebihan. Ketika pikiran mulai
berjalan terlalu cepat, berhentilah sejenak dan tarik napas dalam-dalam. Teknik
pernapasan sederhana ini dapat membantu menenangkan sistem saraf dan
menghentikan aliran pikiran negatif yang tidak terkendali.
Penting juga untuk membedakan antara hal yang bisa dikendalikan dan
yang tidak. Banyak orang menghabiskan energi memikirkan skenario terburuk yang
sebenarnya berada di luar kendali mereka. Dengan fokus hanya pada hal-hal yang
dapat Anda ubah, pikiran akan terasa lebih ringan dan tidak terlalu terbebani.
Tulislah kekhawatiran Anda di atas kertas untuk membantu melihat gambaran
secara lebih objektif, lalu tentukan langkah kecil yang dapat dilakukan.
Mengatur waktu khusus untuk berpikir juga bisa menjadi solusi
efektif. Misalnya, tetapkan 10–15 menit setiap hari untuk “worry time”, yaitu
waktu di mana Anda diperbolehkan memikirkan hal-hal yang mengganggu pikiran. Di
luar waktu itu, usahakan untuk menghentikan overthinking dan kembali fokus pada
aktivitas yang sedang dilakukan. Cara ini membantu otak membatasi ruang untuk
kekhawatiran berlebihan dan melatih diri agar lebih terkontrol dalam mengelola
pikiran.
Selain itu, menjaga tubuh tetap aktif dapat mengurangi kecenderungan
overthinking. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, yoga, atau olahraga ringan
mampu melepaskan hormon endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati. Ketika
tubuh bergerak, fokus pikiran pun bergeser sehingga memutus rantai pikiran
berlebih. Begitu pula dengan tidur yang cukup dan pola makan seimbang, keduanya
memiliki pengaruh besar terhadap kondisi mental seseorang.
Terakhir, jangan ragu untuk berbicara dengan orang lain ketika
pikiran terasa terlalu penuh. Mendengarkan perspektif baru dari teman,
keluarga, atau seseorang yang Anda percaya sering kali membantu menemukan
solusi yang tidak terpikirkan sebelumnya. Ingatlah bahwa overthinking bukan
sesuatu yang perlu Anda lawan sendirian. Dengan kebiasaan dan latihan yang
konsisten, Anda dapat mengendalikan pikiran berlebih dan menjalani hari-hari
dengan lebih tenang, fokus, dan bahagia.
Penulis:
Ade Luh Febiola
Gmabar:
Google