Desain Kurikulum PGSD Berbasis Kompetensi di Tengah Transformasi Digital
pgsd.fip.unesa.ac.id- Transformasi digital mendorong Program Studi PGSD untuk memikirkan ulang desain kurikulum agar lebih responsif terhadap kebutuhan pendidikan masa kini. Kurikulum berbasis kompetensi menjadi pendekatan yang strategis karena berfokus pada penguasaan keterampilan nyata yang dibutuhkan guru sekolah dasar di lapangan. Dengan menekankan kompetensi pedagogik, sosial, profesional, dan teknologi, pendekatan ini memungkinkan calon guru mengembangkan kapasitas yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Penguatan kurikulum berbasis kompetensi membutuhkan pemetaan yang jelas terkait capaian pembelajaran, indikator keterampilan, dan strategi asesmen yang selaras. Calon guru tidak cukup hanya memahami teori pedagogi; mereka harus mampu menunjukkan keterampilan praktik seperti merancang pembelajaran digital, mengelola kelas berbasis data, serta memanfaatkan perangkat teknologi sebagai alat instruksional. Integrasi aspek-aspek ini menjadikan kurikulum lebih aplikatif dan terukur dalam proses evaluasi.
Selain itu, kurikulum PGSD harus mempertimbangkan keberagaman karakteristik peserta didik sekolah dasar. Kompetensi diferensiasi pembelajaran, literasi inklusif, serta pendekatan pembelajaran sosial-emosional perlu dimasukkan ke dalam struktur kurikulum. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menguasai strategi pengajaran umum, tetapi juga mampu merespon kebutuhan individual siswa, terutama di era ketika isu inklusi dan kesejahteraan siswa semakin mendapat perhatian.
Kolaborasi dengan sekolah mitra dan platform teknologi pendidikan menjadi elemen penting dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Melalui praktik lapangan berbasis proyek, mahasiswa PGSD dapat menguji kemampuan yang telah dipelajari secara langsung. Integrasi simulasi kelas digital, laboratorium microteaching berbasis teknologi, serta evaluasi berbasis data memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan kesiapan profesional calon guru.
Dengan desain kurikulum yang adaptif, terukur, dan selaras dengan perkembangan teknologi, PGSD dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori mengajar, tetapi juga mampu berinovasi dalam proses pembelajaran. Kurikulum berbasis kompetensi yang kuat akan menjadi fondasi penting untuk mencetak guru sekolah dasar yang kompeten, relevan, dan siap menghadapi dinamika pendidikan modern.
Penulis: Adeluh febiola
Gambar: google