Drama Mini Bertema Bencana Alam sebagai Metode Aktif di SD
Kata kunci: drama bencana SD
pgsd.fip.unesa.ac.id - Metode drama mini merupakan pendekatan pembelajaran aktif yang mampu menghadirkan suasana kelas lebih hidup dan bermakna, khususnya dalam pembelajaran mitigasi bencana alam di sekolah dasar. Melalui drama, siswa tidak hanya mendengar penjelasan guru, tetapi terlibat langsung dalam proses belajar dengan memainkan peran tertentu. Pengalaman ini membuat pembelajaran lebih emosional, personal, dan mudah diingat.
Dalam pelaksanaannya, guru dapat membagi siswa ke dalam beberapa kelompok dan memberikan skenario sederhana, misalnya peristiwa gempa bumi, banjir, atau gunung meletus. Setiap siswa mendapatkan peran, seperti korban, petugas penyelamat, warga sekitar, atau relawan. Dengan memerankan tokoh tersebut, siswa dapat membayangkan situasi nyata yang mungkin terjadi saat bencana dan belajar mengambil keputusan yang tepat.
Drama membantu siswa memahami prosedur keselamatan secara alami. Ketika memperagakan cara berlindung saat gempa, menjauhi sungai saat banjir, atau mengikuti jalur evakuasi, siswa tidak sekadar menghafal, tetapi melatih refleks dan sikap. Hal ini sangat penting dalam pendidikan mitigasi karena kesiapan mental menentukan keselamatan.
Selain aspek kognitif, drama mini juga mengasah kemampuan sosial dan emosional. Siswa belajar bekerja sama, menghargai peran orang lain, dan berkomunikasi secara efektif. Empati juga tumbuh ketika siswa memerankan korban yang harus diselamatkan. Mereka belajar bahwa bencana bukan hanya peristiwa alam, tetapi juga menyangkut kemanusiaan.
Setelah drama selesai, guru dapat memfasilitasi refleksi kelas. Siswa diajak berbagi perasaan dan pelajaran yang didapat. Diskusi ini penting untuk memperkuat pemahaman dan nilai yang terkandung dalam kegiatan drama.
Dengan demikian, drama mini bukan sekadar hiburan di kelas, melainkan metode pembelajaran bermakna yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Siswa menjadi lebih siap secara mental dan sosial dalam menghadapi kemungkinan bencana.