Fenomena ChatGPT dan Perubahan Cara Manusia Bekerja
pgsd.fip.unesa.ac.id —
Kehadiran ChatGPT menjadi salah satu fenomena teknologi yang banyak dibicarakan
dalam beberapa waktu terakhir. Teknologi berbasis kecerdasan buatan ini mampu
menghasilkan teks, menjawab pertanyaan, hingga membantu menyelesaikan berbagai
pekerjaan secara cepat dan efisien.
ChatGPT dimanfaatkan dalam
berbagai bidang pekerjaan, mulai dari penulisan konten, layanan pelanggan,
hingga pengolahan ide dan data awal. Kehadirannya membantu manusia
menyelesaikan tugas rutin dengan lebih mudah dan menghemat waktu kerja.
Perubahan cara bekerja pun mulai
terlihat seiring pemanfaatan ChatGPT. Banyak pekerja beralih dari pekerjaan
manual ke pekerjaan yang lebih bersifat pengawasan, analisis, dan pengambilan
keputusan. Teknologi ini mendorong manusia untuk bekerja lebih strategis dan
kreatif.
Namun demikian, penggunaan
ChatGPT juga memunculkan tantangan baru. Ketergantungan berlebihan, isu
keakuratan informasi, serta etika penggunaan teknologi menjadi hal yang perlu
diperhatikan agar tidak menimbulkan dampak negatif di dunia kerja.
Dengan pemanfaatan yang bijak,
ChatGPT dapat menjadi alat pendukung produktivitas manusia. Adaptasi,
peningkatan keterampilan, dan kesadaran etika menjadi kunci agar teknologi ini
membawa perubahan positif dalam cara manusia bekerja di era digital.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google