IDL 2025 Dorong Guru Kuasai Teknologi dan AI dalam Pembelajaran
pgsd.fip.unesa.ac.id menjadi saksi pelaksanaan Program Indonesia Digital Learning (IDL) 2025 yang fokus meningkatkan kompetensi pendidik dalam pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi praktik baik dalam penerapan media digital di kelas. Peserta mendapatkan berbagai wawasan mengenai pembelajaran berbasis teknologi interaktif. Transformasi digital dianggap sebagai kebutuhan penting dalam dunia pendidikan masa kini. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Pembelajaran berbasis AI dinilai mampu membantu guru dalam mengembangkan metode mengajar yang inovatif. Pelatihan ini turut memperkenalkan berbagai platform yang mendukung kreativitas pendidik. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan lompatan besar terhadap kualitas pembelajaran di masa depan.
Pada sesi materi, peserta diperkenalkan langkah-langkah mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum secara efektif. Narasumber memberikan contoh penerapan langsung yang mudah dipraktikkan di ruang kelas. Peserta juga diajak untuk memahami perkembangan AI yang semakin pesat. Materi difokuskan pada pemanfaatan teknologi yang mempermudah guru dalam merancang pembelajaran menarik. Selain itu, peserta berdiskusi mengenai tantangan digital yang sering ditemui saat mengajar. Ragam solusi disampaikan untuk mengatasi hambatan tersebut. Peserta juga mendapat motivasi untuk terus beradaptasi mengikuti perubahan zaman. Sesi materi berlangsung interaktif dan penuh keterlibatan peserta.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung berupa workshop. Guru berkesempatan mencoba membuat media belajar berbasis aplikasi digital. Pendekatan tersebut dinilai efektif bagi pengembangan kemampuan pendidik. Peserta tampak menikmati setiap tahapan pelatihan yang diberikan. Dukungan teknologi membuat proses pembelajaran terasa lebih ringan dan efisien. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk saling bertukar pengalaman antarpeserta. Kolaborasi menjadi kunci dalam memajukan kualitas pendidikan. Workshop ditutup dengan presentasi hasil media pembelajaran yang telah dibuat.
Melalui pelatihan ini, pendidik didorong untuk lebih percaya diri memanfaatkan AI. Penguasaan teknologi dipandang sebagai kemampuan dasar yang harus dimiliki pendidik masa kini. Pembelajaran tidak lagi terpaku pada metode konvensional. Guru diharapkan mampu menciptakan suasana kelas yang aktif dan menyenangkan. Pemanfaatan teknologi membantu pengembangan karakter siswa yang lebih kreatif. Peserta pelatihan merasa termotivasi untuk terus berinovasi. Transformasi digital akan membawa perubahan positif bagi ekosistem pendidikan. Semangat peningkatan kualitas menjadi tujuan utama kegiatan ini.
IDL 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran guru sebagai fasilitator kreatif di era digital. Dengan pelatihan yang tepat, pendidik dapat melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global. Pembelajaran berbasis teknologi bukan sekadar tren sementara. Adaptasi digital adalah langkah nyata menuju masa depan pendidikan yang lebih maju. Peserta berharap kegiatan ini dapat berlanjut secara berkesinambungan. Dampak positifnya akan terasa langsung pada proses belajar siswa. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh inspirasi. Harapan besar disampaikan agar pendidik terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi.
Penulis: Aghnia
Gambar : Google