Implementasi LKPD Coding di Kelas 5 SDN Sumberkerep
Implementasi LKPD Coding di kelas 5 SDN Sumberkerep menjadi salah satu upaya inovatif dalam mengenalkan keterampilan berpikir komputasional kepada siswa sekolah dasar. Program ini dirancang untuk membantu peserta didik memahami konsep dasar algoritma secara sederhana dan menyenangkan. LKPD tersebut berisi aktivitas langkah demi langkah yang mengajak siswa berpikir logis melalui konteks pembelajaran yang dekat dengan kehidupan mereka. Mahasiswa asistensi mengajar berperan penting dalam mengenalkan LKPD ini serta mendampingi guru selama proses pembelajaran berlangsung. Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa karena memberikan pengalaman belajar baru yang berbeda dari pembelajaran konvensional. LKPD Coding menjadi jembatan awal bagi siswa untuk mengenal dunia teknologi secara bertahap. Program ini sejalan dengan kebutuhan pendidikan abad 21 yang menekankan kemampuan problem solving dan literasi digital. Dengan demikian, implementasi LKPD Coding memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pembelajaran di SDN Sumberkerep.
Isi LKPD Coding disusun dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan siswa sekolah dasar, khususnya kelas 5. Proses penyusunan instruksi melatih siswa berpikir runtut dan memahami konsep urutan perintah. Guru dan mahasiswa asistensi mengajar memberikan penjelasan awal mengenai cara menggunakan LKPD agar siswa tidak mengalami kesulitan. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap pola pikir algoritmik. Mereka juga belajar mengidentifikasi kesalahan logika dalam instruksi yang mereka buat. Melalui pendekatan kontekstual ini, siswa dapat memahami coding tanpa menggunakan perangkat digital sekalipun.
Pelaksanaan LKPD Coding dilakukan secara bertahap agar siswa dapat mengikuti proses tanpa terbebani. Mahasiswa asistensi mengajar mendampingi siswa dengan memberikan arahan ketika terdapat langkah yang tidak sesuai. Proses ini mendorong siswa untuk menganalisis kesalahan dan memperbaikinya secara berkelompok. Setiap instruksi yang berhasil disusun kemudian diuji secara simulatif menggunakan media sederhana yang tersedia di sekolahan. Tahap pengujian ini membantu siswa memahami bahwa algoritma harus jelas dan sistematis. Dengan mekanisme tersebut, pembelajaran coding berbasis LKPD menjadi lebih konkret dan mudah diikuti. Pendekatan ini terbukti meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran berbasis logika.
Secara keseluruhan, implementasi LKPD Coding di kelas 5 SDN Sumberkerep menjadi langkah penting dalam menyiapkan siswa menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Program ini membuktikan bahwa pengenalan coding dapat dilakukan sejak dini melalui metode yang sederhana dan mudah diterapkan. Kolaborasi guru dan mahasiswa asistensi mengajar membuat pembelajaran lebih efektif dan terstruktur. Keberhasilan pelaksanaan LKPD ini membuka peluang bagi sekolah untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif lainnya. Sekolah berkomitmen untuk melanjutkan program sejenis karena manfaatnya yang besar bagi perkembangan berpikir siswa. Selain itu, siswa menunjukkan minat yang tinggi untuk melanjutkan pembelajaran coding pada materi berikutnya. Program ini menjadi pondasi awal bagi transformasi pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam literasi digital. Melalui program ini, SDN Sumberkerep semakin mendekati tujuan untuk menciptakan generasi yang kreatif, logis, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Penulis : Zumrotus Sa’diyah