Kampus Ramah Digital: Menuju Pembelajaran yang Lebih Fleksibel
pgsd.fip.unesa.ac.id — Konsep kampus ramah digital semakin relevan di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik untuk belajar, tetapi juga sebagai ekosistem digital yang mendukung proses pembelajaran secara fleksibel dan inklusif bagi mahasiswa.
Kampus ramah digital ditandai dengan pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek akademik, mulai dari pembelajaran daring, sistem informasi akademik, hingga layanan administrasi digital. Pemanfaatan ini memudahkan mahasiswa dalam mengakses layanan kampus serta mendukung efektivitas proses belajar mengajar.
Pembelajaran yang fleksibel menjadi salah satu keunggulan kampus ramah digital. Mahasiswa dapat mengakses materi kuliah, mengikuti diskusi, dan mengerjakan tugas tanpa dibatasi ruang dan waktu. Fleksibilitas ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengatur ritme belajar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Namun, mewujudkan kampus ramah digital juga memerlukan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia. Dosen dan mahasiswa perlu dibekali kemampuan literasi digital agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, dukungan kebijakan institusi menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan.
Dengan terwujudnya kampus ramah digital, diharapkan kualitas pembelajaran semakin meningkat dan merata. Transformasi ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia yang terus berkembang.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google