Langkah Kecil di Sekolah Dasar, Pengalaman Besar bagi Mahasiswa
Kata kunci: pengalaman observasi mahasiswa
pgsd.fip.unesa.ac.id - Bagi mahasiswa kependidikan, melangkahkan kaki ke sekolah dasar bukan sekadar menjalani tugas kuliah, tetapi merupakan proses pendewasaan diri sebagai calon pendidik. Observasi di SD menjadi jembatan antara teori yang dipelajari di kampus dengan praktik nyata di lapangan. Dalam ruang kelas sederhana itulah mahasiswa belajar bahwa pendidikan tidak hanya soal menyampaikan materi, melainkan juga memahami karakter, emosi, dan potensi setiap siswa.
Hari pertama observasi sering kali diwarnai rasa gugup. Mahasiswa harus menyesuaikan diri dengan suasana sekolah yang jauh berbeda dari kampus. Bel berbunyi bukan hanya tanda masuk kelas, tetapi juga pertanda dimulainya tantangan baru. Dari cara guru membuka pelajaran, menenangkan siswa, hingga menjelaskan materi secara sederhana, semuanya menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa.
Salah satu momen yang paling membekas adalah saat berinteraksi langsung dengan siswa. Anak-anak sekolah dasar dikenal jujur dan ekspresif. Mereka tidak segan bertanya, bercanda, bahkan menunjukkan ketidaksukaannya terhadap pelajaran tertentu. Dari sinilah mahasiswa belajar membangun komunikasi yang efektif. Mereka memahami bahwa pendekatan yang ramah dan penuh empati jauh lebih berhasil dibandingkan sikap kaku dan terlalu formal.
Tidak hanya itu, observasi juga melatih mahasiswa untuk lebih peka terhadap lingkungan belajar. Kondisi ruang kelas, fasilitas sekolah, hingga latar belakang keluarga siswa turut memengaruhi proses pembelajaran. Mahasiswa menyadari bahwa tidak semua siswa mendapatkan dukungan belajar yang sama di rumah. Hal ini membuka mata mahasiswa bahwa guru memiliki peran ganda sebagai pengajar sekaligus pembimbing.
Melalui observasi, mahasiswa juga mengembangkan kemampuan refleksi diri. Mereka mulai bertanya, “Apakah saya mampu menjadi guru yang baik?” atau “Metode apa yang paling cocok untuk anak-anak?” Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bekal untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Bahkan, banyak mahasiswa yang mengaku semakin yakin memilih jalan sebagai pendidik setelah menjalani observasi di sekolah dasar.
Langkah kecil mengamati kelas ternyata membawa pengaruh besar dalam membentuk karakter calon guru. Pengalaman ini mengajarkan arti kesabaran, ketelatenan, dan ketulusan dalam mendidik. Bagi mahasiswa yang ingin memperdalam wawasan seputar pendidikan dasar, informasi akademik dan kegiatan mahasiswa dapat diakses melalui situs resmi https://pgsd.fip.unesa.ac.id sebagai rujukan pengembangan diri.