Mahasiswa dan Etika Berkomunikasi di Ruang Digital
pgsd.fip.unesa.ac.id — Era digital menghadirkan banyak kemudahan bagi mahasiswa dalam berkomunikasi, tetapi juga menuntut kesadaran etika yang tinggi. Interaksi melalui media sosial, forum online, dan platform belajar daring harus dilakukan dengan tanggung jawab agar komunikasi tetap efektif dan sehat.
Etika berkomunikasi di ruang digital mencakup penghargaan terhadap lawan bicara, penggunaan bahasa yang sopan, dan penyampaian informasi yang akurat. Mahasiswa perlu memahami bahwa perilaku digital memiliki konsekuensi nyata, baik secara akademik maupun sosial.
Selain itu, penting bagi mahasiswa untuk menjaga privasi dan keamanan informasi. Menghindari penyebaran hoaks, melindungi data pribadi, dan menghormati hak cipta merupakan bagian dari praktik etika digital yang harus diterapkan secara konsisten.
Perguruan tinggi berperan penting dalam menanamkan etika komunikasi digital. Melalui sosialisasi, pelatihan, dan integrasi materi literasi digital dalam kurikulum, mahasiswa dibekali keterampilan berkomunikasi secara profesional dan bertanggung jawab di dunia maya.
Dengan penerapan etika komunikasi digital yang baik, mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi untuk belajar dan berinteraksi secara produktif. Etika digital yang kuat membantu menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan menghargai keberagaman.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google