Mahasiswa sebagai Agen Perubahan di Era Digital
pgsd.fip.unesa.ac.id — Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah perkembangan era digital. Dengan akses informasi yang luas dan kemampuan beradaptasi terhadap teknologi, mahasiswa diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Di era digital, mahasiswa memiliki peluang besar untuk menyuarakan gagasan, menyebarkan informasi, dan menginisiasi gerakan positif melalui berbagai platform digital. Media sosial dan teknologi informasi dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, advokasi, serta pengembangan kreativitas yang berdampak bagi masyarakat.
Namun, peran sebagai agen perubahan juga menuntut tanggung jawab. Mahasiswa perlu memiliki kemampuan literasi digital agar mampu menyaring informasi secara kritis dan menghindari penyebaran informasi yang tidak valid. Sikap bijak dalam menggunakan teknologi menjadi kunci agar peran mahasiswa membawa dampak positif.
Kampus berperan penting dalam mendukung mahasiswa sebagai agen perubahan melalui pembelajaran yang mendorong sikap kritis, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sosial. Kegiatan akademik dan nonakademik dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan kepedulian sosial.
Dengan memanfaatkan teknologi secara positif, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam menghadapi tantangan era digital. Peran mahasiswa sebagai agen perubahan menjadi harapan dalam menciptakan masyarakat yang adaptif, inovatif, dan berkarakter.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google