Media Audio Visual Permudah Penyerapan Informasi
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Media audio visual semakin banyak dimanfaatkan sebagai sarana untuk mempermudah penyerapan informasi di berbagai aktivitas pembelajaran. Penggunaan gambar bergerak dan suara dinilai mampu menarik perhatian sejak awal. Informasi yang disajikan secara visual dan auditori membantu pemahaman lebih cepat. Pesan yang kompleks dapat disederhanakan melalui ilustrasi dan narasi. Kondisi ini membuat penerima informasi lebih fokus dan tidak mudah bosan. Materi yang disampaikan juga lebih mudah diingat dalam jangka waktu lama. Proses belajar menjadi lebih aktif dan bermakna. Hasilnya, penyampaian informasi terasa lebih efektif dibandingkan metode konvensional.
Keunggulan media audio visual terletak pada kemampuannya menyajikan informasi secara konkret. Tayangan video dapat menggambarkan peristiwa atau konsep yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Suara yang menyertai gambar membantu memperjelas makna pesan. Kombinasi ini mendorong pemahaman yang lebih mendalam. Penerima informasi tidak hanya membaca atau mendengar, tetapi juga mengamati langsung. Pengalaman belajar menjadi lebih nyata dan kontekstual. Hal ini berdampak pada meningkatnya minat dan rasa ingin tahu. Informasi pun dapat diterima dengan lebih menyeluruh.
Selain meningkatkan pemahaman, media audio visual juga berperan dalam menyesuaikan gaya belajar yang beragam. Setiap individu memiliki cara berbeda dalam menyerap informasi. Media ini mampu menjembatani perbedaan tersebut melalui tampilan visual dan suara. Penyajian yang variatif membuat proses belajar lebih inklusif. Informasi dapat diulang kembali sesuai kebutuhan tanpa kehilangan makna. Fleksibilitas ini memberikan kemudahan dalam memahami materi. Penerima informasi dapat belajar secara mandiri maupun bersama. Dampaknya terlihat pada meningkatnya partisipasi dan keterlibatan.
Pemanfaatan media audio visual juga mendorong terciptanya suasana belajar yang lebih interaktif. Tayangan yang menarik memicu diskusi dan pertanyaan. Proses penyampaian informasi tidak lagi bersifat satu arah. Penerima informasi terdorong untuk memberikan tanggapan dan pendapat. Hal ini membantu mengasah kemampuan berpikir dan berkomunikasi. Informasi yang diterima menjadi bahan refleksi bersama. Interaksi yang terbangun memperkuat pemahaman materi. Suasana belajar pun terasa lebih hidup dan dinamis.
Meski memiliki banyak keunggulan,
penggunaan media audio visual perlu disesuaikan dengan tujuan penyampaian
informasi. Konten yang disajikan harus relevan dan mudah dipahami. Penyajian
yang berlebihan justru dapat mengalihkan perhatian. Oleh karena itu, pemilihan
media perlu direncanakan dengan baik. Keseimbangan antara visual, audio, dan
penjelasan menjadi hal penting. Dengan perencanaan yang tepat, manfaat media
dapat dirasakan secara optimal. Penyerapan informasi berlangsung lebih efektif
dan efisien. Media audio visual pun menjadi solusi pendukung pembelajaran yang
relevan dengan perkembangan zaman.
Penulis: Hanaksa Erviga Putri
Suprapto