Mengenal Gempa Tektonik dan Vulkanik lewat Praktikum Sederhana di SD
Kata kunci: gempa tektonik dan vulkanik SD
pgsd.fip.unesa.ac.id - Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di wilayah Indonesia, termasuk di Pulau Sumatera. Oleh karena itu, penting bagi siswa sekolah dasar untuk memahami jenis-jenis gempa bumi sejak dini. Salah satu cara efektif adalah melalui praktikum sederhana yang membedakan gempa tektonik dan gempa vulkanik. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pengalaman langsung.
Dalam praktikum sederhana, guru dapat menggunakan peralatan mudah seperti kardus, pasir, dan papan untuk memvisualisasikan pergerakan lempeng bumi. Siswa diajak mengamati bagaimana tekanan dapat menyebabkan getaran, kemudian membedakan dengan simulasi letusan gunung api menggunakan botol dan soda kue.
Gempa tektonik dijelaskan sebagai akibat pergeseran lempeng bumi, sedangkan gempa vulkanik terjadi akibat aktivitas gunung berapi. Dengan peragaan langsung, siswa lebih mudah memahami perbedaan keduanya.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan dampak dari masing-masing jenis gempa. Mereka belajar bahwa gempa dapat merusak bangunan, mengganggu aktivitas, bahkan menimbulkan korban jiwa. Dari sini, siswa belajar pentingnya kesiapsiagaan.
Praktikum membangun keingintahuan dan keberanian siswa bertanya. Mereka tidak hanya mendengar, tetapi terlibat langsung dalam proses pembelajaran.
Dengan pendekatan ini, siswa memahami bahwa gempa adalah peristiwa alam yang bisa dijelaskan secara ilmiah dan perlu dihadapi dengan kesiapan.