Metode Keteladanan Guru dalam Pendidikan Agama di Sekolah Dasar
Kata kunci: keteladanan guru SD
pgsd.fip.unesa.ac.id – Anak-anak belajar tidak hanya dari apa yang diajarkan, tetapi juga dari apa yang dicontohkan. Dalam pendidikan agama, keteladanan guru menjadi faktor utama terbentuknya karakter siswa. Anak cenderung meniru perilaku guru baik di dalam maupun di luar kelas.
Guru yang disiplin, jujur, dan santun secara tidak langsung mengajarkan nilai agama. Misalnya, guru yang datang tepat waktu menanamkan kedisiplinan. Guru yang berbicara sopan mengajarkan adab.
Keteladanan lebih kuat daripada ceramah. Anak akan lebih percaya pada guru yang melakukan apa yang diajarkan. Ketidaksesuaian antara ucapan dan tindakan dapat mengurangi kepercayaan siswa.
Guru juga perlu menjadi teladan dalam ibadah, seperti berdoa atau bersikap sabar. Sikap ini membentuk lingkungan belajar religius.
Keteladanan menciptakan suasana positif dalam kelas. Siswa merasa nyaman dan termotivasi.
Dengan keteladanan, pendidikan agama menjadi nyata. Guru menjadi figur yang menginspirasi.
Keteladanan adalah pendidikan karakter paling efektif.