Pelatihan Guru Tingkatkan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif
Pgsd.fip.unesa.ac.id Pelatihan guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas proses belajar. Kegiatan ini bertujuan membekali guru dengan keterampilan merancang media yang menarik dan efektif. Media pembelajaran interaktif digunakan untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. Proses pembelajaran menjadi lebih variatif dan tidak monoton. Guru didorong untuk berinovasi dalam menyajikan materi. Pelatihan ini menekankan pentingnya kreativitas dalam pembelajaran. Media interaktif membantu menciptakan suasana kelas yang aktif. Upaya ini dinilai mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam belajar.
Pelatihan tersebut membahas berbagai jenis media pembelajaran interaktif. Guru diperkenalkan pada penggunaan media visual, audio, dan digital. Materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran di kelas. Guru belajar merancang media yang sederhana namun efektif. Setiap media dirancang untuk mendukung tujuan pembelajaran. Proses pelatihan dilakukan melalui praktik langsung. Guru diberi kesempatan mencoba dan mengevaluasi media yang dibuat. Dengan cara ini, keterampilan guru berkembang secara optimal.
Pengembangan media pembelajaran interaktif berdampak positif pada proses belajar siswa. Media yang menarik mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran. Materi yang disajikan secara visual lebih mudah dipahami. Media interaktif membantu siswa belajar melalui pengalaman. Proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. Siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berinteraksi. Hal ini mendorong pembelajaran yang aktif dan partisipatif.
Pelatihan guru juga mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak. Guru diarahkan menggunakan media sesuai kebutuhan pembelajaran. Media interaktif digunakan sebagai alat bantu, bukan tujuan utama. Pendekatan ini menjaga keseimbangan antara teknologi dan interaksi langsung. Nilai-nilai karakter tetap diintegrasikan dalam pembelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa. Pembelajaran tetap berpusat pada siswa. Dengan demikian, penggunaan media interaktif menjadi lebih efektif.
Pelatihan guru dalam pengembangan media pembelajaran interaktif memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan. Kualitas pembelajaran meningkat seiring kreativitas guru dalam mengajar. Proses belajar menjadi lebih inovatif dan menarik. Guru mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Media interaktif mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih beragam. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam peningkatan kompetensi guru. Pengembangan media interaktif mendukung pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.
Penulis:
Bewanda Putri Alifah
Foto:
Google