Pelatihan Keterampilan Digital Dukung Pelajar Siap Kerja
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Pelatihan keterampilan digital berhasil menarik antusiasme para pelajar yang ingin memperkuat kesiapan kerja di era serba cepat ini. Kegiatan tersebut menawarkan materi praktis yang disusun untuk menjawab kebutuhan dunia kerja masa kini. Peserta mendapatkan kesempatan mempelajari berbagai teknik pengolahan data, pembuatan konten, dan manajemen informasi digital. Program ini dirancang agar pelajar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah. Banyak peserta mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah mereka pelajari di ruang kelas. Pelatih memberikan contoh situasi nyata yang sering terjadi dalam lingkungan kerja digital. Hal ini membantu peserta memahami penerapan kemampuan teknis secara langsung. Seluruh kegiatan berlangsung dengan suasana aktif dan penuh motivasi dari para peserta.
Selama pelatihan berlangsung, peserta diajak untuk mengerjakan berbagai proyek sederhana berbasis perangkat lunak digital. Mereka diminta membuat laporan, desain visual, hingga presentasi interaktif menggunakan aplikasi yang umum digunakan di dunia kerja. Setiap tugas diberikan dengan tingkat kesulitan yang bertahap, sehingga peserta dapat mengembangkan keterampilan secara bertingkat. Pelatihan ini juga memberikan sesi diskusi untuk membahas tantangan yang sering muncul dalam penggunaan teknologi. Peserta bisa bertanya secara bebas dan menerima penjelasan yang mudah dipahami. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung yang jarang mereka dapatkan dalam kegiatan belajar biasa. Banyak peserta merasa lebih percaya diri setelah menyelesaikan rangkaian tugas yang diberikan. Pendamping turut memberikan umpan balik agar peserta memahami kekuatan dan aspek yang perlu ditingkatkan.
Instruktur pelatihan terus mendorong peserta agar tidak ragu mencoba teknologi baru. Mereka menekankan bahwa dunia kerja menuntut kemampuan belajar mandiri dan adaptasi cepat. Dalam sesi praktik, peserta diajak mengolah data sederhana untuk dipresentasikan menggunakan alat digital. Proses ini membantu pelajar memahami langkah-langkah dasar pengolahan informasi secara profesional. Setiap peserta bekerja dalam kelompok kecil untuk melatih kemampuan komunikasi dan kolaborasi. Kegiatan kelompok ini dirancang agar peserta terbiasa menerima pendapat berbeda dan mengambil keputusan bersama. Latihan tersebut membuat suasana pelatihan menjadi lebih hidup dan interaktif. Hasil pekerjaan kelompok kemudian dipresentasikan untuk melatih kemampuan berbicara di hadapan banyak orang.
Pelatihan ini tidak hanya menekankan kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan pendukung seperti manajemen waktu dan etika bekerja. Peserta diajak memahami pentingnya menjaga data pribadi dan informasi sensitif dalam penggunaan teknologi. Instruktor memberikan contoh situasi yang sering terjadi agar peserta mampu mengidentifikasi risiko digital. Dengan memahami hal tersebut, peserta diharapkan mampu bekerja lebih hati-hati dalam lingkungan digital. Mereka juga diberi latihan untuk mengatur jadwal kerja secara efektif menggunakan aplikasi manajemen tugas. Pelatihan ini memberikan gambaran nyata bagaimana teknologi mempermudah penyelesaian pekerjaan. Peserta semakin memahami bahwa kemampuan digital bukan hanya tren, tetapi kebutuhan penting. Seluruh materi disampaikan secara runtut sehingga mudah diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang.
Pada
akhir kegiatan, peserta diminta merefleksikan pengalaman yang mereka dapatkan
selama pelatihan. Banyak dari mereka menyampaikan bahwa program ini membantu
membuka wawasan baru tentang pekerjaan berbasis teknologi. Mereka merasa lebih
siap menghadapi tantangan digital setelah mengikuti pelatihan ini. Beberapa
peserta bahkan berencana melanjutkan latihan secara mandiri untuk memperdalam
keterampilan yang telah dipelajari. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan
dampak jangka panjang bagi perkembangan kemampuan peserta. Para pelajar kini
memiliki bekal praktis yang dapat mereka gunakan saat memasuki dunia kerja.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa keterampilan digital bisa dipelajari dengan
metode yang menyenangkan. Dengan selesainya pelatihan, peserta membawa pulang
pengalaman berharga yang memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi masa
depan.
Penulis:
Hanaksa Erviga Putri Suprapto