Pembuatan Majalah Dinding Digital Sekolah
Majalah dinding digital menjadi inovasi baru dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menggabungkan keterampilan menulis, desain, dan teknologi digital dalam satu proyek kolaboratif. Peserta didik belajar mengumpulkan informasi, menulis berita, serta menyunting konten untuk dipublikasikan secara daring. Guru berperan sebagai pembimbing yang mengarahkan siswa agar memahami etika jurnalistik dan komunikasi visual. Majalah dinding digital juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengekspresikan ide dan kreativitasnya. Dengan format digital, informasi dapat diakses dengan lebih cepat dan menarik. Kegiatan ini menumbuhkan minat baca dan menulis dalam konteks kekinian.
Dalam proses pembuatannya, tim redaksi sekolah dibentuk dari perwakilan tiap kelas. Mereka bertanggung jawab atas rubrik berita, opini, karya seni, dan informasi kegiatan sekolah. Guru membantu siswa menggunakan aplikasi desain grafis serta platform penerbitan digital sederhana. Majalah dinding ini kemudian ditampilkan di layar sekolah atau situs resmi sekolah. Proses ini melatih peserta didik berpikir kritis dan kreatif dalam menyampaikan informasi. Dengan dukungan teknologi, majalah digital menjadi sarana belajar yang efektif dan interaktif.
Pembuatan majalah dinding digital bukan sekadar proyek media, tetapi juga pendidikan karakter yang menumbuhkan rasa tanggung jawab, kolaborasi, dan semangat literasi.