Penguatan Pendidikan Karakter dan Literasi Media bagi Siswa di Era Digital
pgsd.fip.unesa.ac.id - Pendidikan karakter menjadi landasan penting dalam menghadapi tantangan digital yang terus berkembang pesat. Siswa perlu dibekali kemampuan memahami nilai moral ketika menggunakan teknologi. Penguatan karakter membantu mereka berperilaku bijak dalam interaksi daring. Literasi media menjadi pendamping utama dalam proses pembelajaran abad modern. Siswa harus mampu memilah informasi yang benar dan menghindari konten negatif. Kecakapan ini dapat mencegah mereka terjebak dalam hoaks dan cyberbullying. Pendidikan karakter dan literasi media harus berjalan berdampingan secara berkelanjutan. Hal tersebut menjadi modal kuat dalam mencetak generasi digital yang bertanggung jawab.
Pesatnya penggunaan media sosial di kalangan generasi muda memberikan banyak peluang untuk belajar. Namun, risiko penyalahgunaan teknologi juga semakin meningkat setiap waktu. Siswa sering dihadapkan pada misinformasi yang dapat mempengaruhi perilaku mereka. Dengan bekal literasi media, mereka mampu mengkritisi konten yang ditemui. Pendidikan karakter membantu mereka menjaga sikap sopan dan beretika dalam bermedia sosial. Hal itu menjadikan dunia digital sebagai ruang yang aman untuk berkembang. Pembiasaan perilaku positif perlu terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Guru dan orang dewasa memiliki peran membimbing tanpa harus membatasi kreativitas siswa.
Era digital menuntut kemampuan berkomunikasi yang sehat dan bertanggung jawab. Kecakapan digital bukan hanya tentang mengoperasikan perangkat, tetapi memahami dampak dari setiap tindakan. Siswa harus menyadari bahwa jejak digital dapat berpengaruh pada masa depan mereka. Pendidikan karakter memperkuat kontrol diri saat berselancar di dunia maya. Dengan demikian, mereka dapat menunjukkan sikap empati dan saling menghargai. Literasi media memberikan pemahaman bagaimana mengolah informasi dengan benar. Keikutsertaan siswa dalam kegiatan positif di ruang digital perlu diperluas. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bakat dan kreativitas.
Kolaborasi semua pihak sangat penting untuk mendukung keberhasilan pendidikan karakter dan literasi media. Peran keluarga memiliki pengaruh besar sebagai tempat awal pembentukan moral. Guru memberikan pendampingan dalam pembelajaran teknologi yang aman. Siswa tetap menjadi aktor utama dalam menjalankan perilaku baik di dunia digital. Mereka didorong untuk lebih bijak berinteraksi dan menyaring informasi. Langkah ini akan mengurangi penyebaran kebiasaan negatif di media sosial. Pendidikan karakter menjadikan siswa memiliki prinsip kuat. Literasi media membuat mereka lebih kritis dalam menerima setiap informasi.
Upaya penguatan karakter dan literasi media harus dilakukan secara konsisten. Era digital terus berubah sehingga siswa harus adaptif dan siap belajar hal baru. Pembelajaran yang menyenangkan dapat meningkatkan motivasi mereka dalam memahami teknologi. Kesadaran terhadap etika dalam berkomunikasi digital harus terus diperkuat. Siswa yang cerdas bermedia akan mampu memaksimalkan manfaat teknologi bagi dirinya. Harapan besar tertuju pada terbentuknya generasi dengan karakter kuat dan bijaksana. Dunia digital menjadi lebih aman jika siswa mampu mengelola konten dengan baik. Pendidikan karakter dan literasi media menjadi bekal penting menuju masa depan yang unggul.
Penulis: Aghnia
Gambar : Google