Peran Guru SD dalam Memperkuat Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter semakin penting di tengah tantangan zaman, terutama maraknya perilaku intoleransi, kekerasan verbal, dan penyalahgunaan teknologi. Guru SD adalah penggerak utama pendidikan karakter karena mereka berinteraksi langsung dengan anak saat nilai diri sedang terbentuk.
Melalui rutinitas sekolah, guru SD menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, empati, dan kerja keras. Penguatan karakter terjadi melalui pembiasaan, bukan hanya teori. Guru menunjukkan bagaimana bersikap sopan, bagaimana menghargai teman, dan bagaimana menyelesaikan konflik secara positif.
Selain pengajaran langsung, pembelajaran berbasis proyek (PBL) dan kegiatan kolaboratif menjadi media efektif pembentukan karakter. Guru SD yang kreatif dapat mengajarkan nilai kerja sama, kepemimpinan, dan ketekunan melalui tugas kelompok sederhana.
Dalam kurikulum Merdeka yang menekankan Profil Pelajar Pancasila, peran guru SD semakin sentral. Mereka menjadi fasilitator yang membantu anak menjadi pembelajar mandiri, kreatif, berakhlak mulia, dan berkebinekaan global.
Tanpa guru SD yang memahami pendidikan karakter, sekolah hanya akan menjadi tempat belajar kognitif. Padahal masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi oleh karakter anak-anak hari ini.