Perkembangan AI Membantu Personalisasi Materi Pembelajaran
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Perkembangan
kecerdasan buatan atau AI semakin berperan dalam membantu personalisasi materi
pembelajaran bagi peserta didik. Teknologi ini memungkinkan sistem pembelajaran
menyesuaikan konten dengan kemampuan, minat, dan kecepatan belajar
masing-masing individu. Melalui analisis data belajar, AI dapat
mengidentifikasi kebutuhan khusus setiap siswa secara lebih akurat. Hal
tersebut membuat proses belajar menjadi lebih efektif dan relevan. Materi yang
disajikan tidak lagi bersifat seragam untuk semua siswa. Setiap individu dapat
menerima pendekatan belajar yang sesuai dengan karakteristiknya. Kondisi ini
mendorong peningkatan motivasi belajar secara signifikan. Pembelajaran pun
menjadi lebih adaptif terhadap perbedaan gaya belajar.
Pemanfaatan AI dalam personalisasi
pembelajaran terlihat dari kemampuannya menyusun rekomendasi materi secara
otomatis. Sistem dapat menyesuaikan tingkat kesulitan soal berdasarkan hasil
evaluasi sebelumnya. Jika siswa mengalami kesulitan, materi pengayaan atau
penjelasan tambahan dapat langsung diberikan. Sebaliknya, siswa yang lebih
cepat memahami materi dapat memperoleh tantangan baru. Proses ini berlangsung
secara berkelanjutan dan real time. Dengan demikian, siswa tidak merasa
tertinggal atau bosan. Pembelajaran menjadi lebih seimbang antara tantangan dan
kemampuan. Kondisi tersebut menciptakan pengalaman belajar yang lebih nyaman.
Selain itu, AI juga membantu
memetakan perkembangan belajar siswa secara lebih rinci. Data hasil latihan,
kuis, dan aktivitas belajar dianalisis untuk melihat pola kemajuan. Informasi
ini dapat digunakan untuk memperbaiki strategi pembelajaran. Siswa dapat
mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka secara lebih jelas. Umpan balik yang
diberikan bersifat cepat dan spesifik. Hal ini membantu siswa melakukan
perbaikan secara mandiri. Proses refleksi belajar pun menjadi lebih terarah.
Kemandirian belajar dapat tumbuh dengan lebih baik.
Perkembangan AI juga membuka
peluang penggunaan berbagai media pembelajaran yang lebih variatif. Materi
dapat disajikan dalam bentuk teks, audio, visual, maupun interaktif sesuai
preferensi siswa. Variasi ini membantu meningkatkan pemahaman konsep yang kompleks.
Siswa dapat memilih cara belajar yang paling sesuai bagi mereka. Pembelajaran
menjadi tidak monoton dan lebih menarik. Kreativitas siswa pun dapat
terstimulasi melalui pendekatan yang beragam. Interaksi antara siswa dan materi
belajar menjadi lebih aktif. Hal ini berdampak positif pada hasil belajar
secara keseluruhan.
Ke depan, personalisasi
pembelajaran berbasis AI diperkirakan akan terus berkembang. Teknologi ini
berpotensi menjangkau lebih banyak siswa dengan latar belakang yang beragam.
Tantangan dalam proses belajar dapat diatasi secara lebih fleksibel. Pembelajaran
tidak lagi terbatas pada satu pendekatan tunggal. Setiap siswa memiliki
kesempatan untuk berkembang secara optimal. Inovasi ini mendorong terciptanya
pembelajaran yang lebih inklusif. Peran teknologi menjadi pendukung utama dalam
proses belajar. Dengan pemanfaatan yang tepat, AI dapat menjadi solusi untuk
meningkatkan kualitas pendidikan.
Penulis: Hanaksa Erviga Putri
Suprapto