PGSD: Prodi yang Memadukan Banyak Dunia dalam Satu Ruang
pgsd.fip.unesa.ac.id,
Surabaya - Di tengah sorotan terhadap dunia pendidikan Indonesia, ada
sekelompok anak muda yang diam-diam mempersiapkan diri menjadi ujung tombak
perubahan: mahasiswa PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar). Mereka adalah
calon pendidik yang kelak akan membentuk karakter, pola pikir, dan kecintaan
belajar anak-anak pada masa paling penting dalam hidup mereka—usia sekolah
dasar.
Meskipun profesi
guru SD sering dipandang sederhana, realitas yang dihadapi mahasiswa PGSD jauh
lebih kompleks. Mereka mempelajari banyak disiplin ilmu sekaligus, menghadapi
dinamika psikologi anak, berlatih mengajar dalam kondisi menegangkan, dan
menjadi kreator pembelajaran yang inovatif. Perjalanan mereka bukan hanya membentuk
kemampuan mengajar, tetapi juga membentuk kepribadian yang sabar, peduli, dan
penuh empati.
Mahasiswa PGSD
adalah sosok serba bisa. Mereka mempelajari segala hal yang berkaitan dengan
Sekolah Dasar—mulai dari pelajaran inti hingga hal-hal non-akademik yang
membentuk karakter siswa.
- Dunia Pedagogik: Fondasi Utama Seorang Guru
Di
kelas, mahasiswa PGSD belajar:
●
teori belajar dan perkembangan
anak
●
perencanaan pembelajaran
●
model, strategi, dan pendekatan
pengajaran
●
evaluasi pendidikan
●
manajemen kelas
Ilmu-ilmu
ini membuat mereka memahami bahwa anak SD bukan miniatur orang dewasa. Mereka
memiliki kebutuhan emosional, sosial, dan kognitif yang harus dipahami secara
mendalam.
- Dunia Sains, Matematika, dan Literasi
Meski
bukan mahasiswa MIPA, mereka tetap harus memahami dasar-dasar:
●
konsep bilangan
●
geometri sederhana
●
gaya dan energi
●
lingkungan hidup
●
literasi baca-tulis
Tanggung
jawab guru SD besar—karena merekalah yang memberikan dasar bagi semua pelajaran
di jenjang berikutnya.
- Dunia Kreativitas: Seni dan Olahraga
Dunia
seni dan olahraga bukan sekadar mata kuliah pelengkap. Bagi mahasiswa PGSD,
keduanya adalah sarana penting untuk:
●
membangun kecerdasan emosional
●
menumbuhkan kreativitas
●
membantu anak mengekspresikan diri
Tidak
heran mahasiswa PGSD sering terlihat membuat alat musik sederhana, menggambar
media pembelajaran, atau mempersiapkan tari untuk praktik seni.
- Dunia Teknologi Pendidikan
Di
era digital, guru SD dituntut melek terhadap perkembangan teknologi. Maka
mahasiswa PGSD belajar:
●
merancang media digital
●
membuat video pembelajaran
●
menggunakan platform interaktif
●
mengajar lewat blended learning
Kemampuan
ini sangat dibutuhkan untuk mengajar generasi Alpha dan Beta yang hidup dalam
dunia serba digital.
Penulis: Aqila
Khusna Naovalia