PhET: INOVASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MAHASISWA PGSD
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Dalam era digital
seperti saat ini, inovasi dalam pendidikan sangatlah penting. Salah satu
inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
(PGSD) adalah PhET Interactive Simulations. PhET dikembangkan oleh
University of Colorado Boulder, menawarkan simulasi interaktif yang menarik dan
efektif untuk pembelajaran sains dan matematika. Maka dari itu, artikel ini
akan membahas lebih lanjut mengenai PhET dan manfaatnya untuk mahasiswa PGSD.
Apa itu PhET?
PhET (Physics Education Technology)
adalah proyek yang menyediakan simulasi interaktif berbasis web untuk
pembelajaran sains dan matematika. Simulasi ini dirancang untuk membuat
konsep-konsep abstrak menjadi lebih visual dan mudah dipahami. PhET mencakup
berbagai topik, mulai dari fisika, kimia, biologi, hingga matematika. Yang mana
semuanya dikemas dalam format interaktif dan menarik.
Manfaat PhET untuk Mahasiswa PGSD
1. Visualisasi Konsep Abstrak
PhET memungkinkan mahasiswa PGSD
untuk memvisualisasikan konsep-konsep sains dan matematika yang sulit dipahami
dengan penjelasan lisan. Misalnya, dalam pembelajaran mengenai listrik, mahasiswa
dapat menggunakan simulasi PhET untuk melihat bagaimana elektron dapat bergerak
dalam rangkaian dan bagaimana perubahan komponen mempengaruhi aliran listrik.
2.
Pembelajaran
Aktif dan Interaktif
Simulasi PhET dirancang guna
mendorong pembelajaran lebih interaktif dan aktif. Mahasiswa bisa melakukan
eksperimen visual, mengubah parameter, dan melihat hasilnya secara langsung.
Ini tentu saja akan membantu mereka untuk membangun pemahaman yang lebih
mendalam dan retensi yang lebih baik.
3.
Fleksibilitas
dan Aksesibilitas
PhET dapat diakses secara online
melalui berbagai perangkat, seperti komputer, laptop, tablet, dan lainnya. Hal
ini akan memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa PGSD untuk belajar kapan saja
dan di mana saja. Selain itu, PhET juga menyediakan simulasi yang bisa diunduh
untuk digunakan secara offline.
4.
Pengembangan
Keterampilan Pedagogis
Dengan menggunakan PhET, mahasiswa
PGSD dapat mengembangkan keterampilan pedagogis mereka. Sebab, mereka dapat
belajar bagaimana mengoperasikan simulasi interaktif untuk menjelaskan
konsep-konsep sulit kepada siswa SD. Ini akan membantu mereka lebih efektif dan
inovatif.
5.
Meningkatkan
Motivasi Belajar
Simulasi PhET yang menarik dan
interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa PGSD. Dengan ini,
mereka akan lebih tertarik untuk mempelajari sains dan matematika, sebab PhET
membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan relevan.
Contoh penggunaan PhET dalam pembelajaran
a)
Fisika;
mahasiswa bisa menggunakan simulasi ‘Circuit Construction Kit’ untuk
memahami dasar-dasar rangkaian listrik. Mereka dapat menambahkan resistor,
baterai, dan lampu untuk melihat bagaimana komponen itu bekerja bersama.
b)
Matematika;
menggunakan simulasi ‘Number Line’ dalam membantu mahasiswa memahami konsep
bilangan, penjumlahan, dan pengurangan, mereka dapat memvisualisasikan
bagaimana angka-angka tersebut berinteraksi di garis bilangan.
c)
Kimia;
simulasi ‘Build an Atom’ memungkinkan mahasiswa untuk membangun atom dan
ion. Mahasiswa dapat melihat bagaimana jumlah proton, neutron, dan electron
mempengaruhi sifat-sifat atom.
PhET Interactive Simulations
menawarkan berbagai manfaat bagi mahasiswa PGSD. Dengan keunggulan dalam
memvisualisasikan konsep abstrak, mendorong pembelajaran aktif, dan meningkatkan
motivasi belajar. PhET bisa menjadi alat yang sangat berguna dalam
mempersiapkan calon guru SD di masa depan secara kompeten dan inovatif. Dengan
implementasi yang tepat, PhET dapat membantu mahasiswa PGSD menjadi pendidik
yang lebih relevan di era digital.
Penulis: Salsabila Qothrunnada
Source gambar: pinterest. https://pin.it/7jQyG9sU8