Presentasi Sederhana Dorong Rasa Percaya Diri Peserta Didik
pgsd.fip.unesa.ac.id - Kegiatan belajar yang menumbuhkan rasa percaya diri melalui presentasi sederhana menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang semakin relevan diterapkan di ruang kelas. Aktivitas ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan gagasan secara lisan dengan bahasa mereka sendiri. Melalui presentasi singkat, peserta didik dilatih untuk berani berbicara di depan teman sebaya. Suasana belajar yang mendukung membuat peserta didik merasa aman untuk mencoba dan belajar dari pengalaman. Kegiatan ini juga membantu mengurangi rasa cemas saat berbicara di depan umum. Dengan durasi yang sederhana, peserta didik tidak merasa terbebani. Proses belajar pun menjadi lebih aktif dan partisipatif.
Presentasi sederhana biasanya diawali dengan pemilihan topik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Hal ini memudahkan mereka dalam memahami materi sekaligus menyusunnya dalam bentuk paparan singkat. Peserta didik belajar menyusun ide secara runtut dan menyampaikannya dengan percaya diri. Interaksi yang terjadi selama kegiatan mendorong keberanian untuk bertanya dan menanggapi pendapat teman. Kesempatan berbicara yang merata membuat setiap peserta didik merasa dihargai. Aktivitas ini juga melatih keterampilan komunikasi dasar sejak dini. Nilai-nilai saling menghargai dan percaya diri tumbuh secara alami dalam prosesnya.
Melalui pembiasaan presentasi sederhana, rasa percaya diri peserta didik berkembang secara bertahap. Mereka menjadi lebih terbuka dalam menyampaikan pendapat dan ide. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses belajar yang dialami. Peserta didik belajar menerima umpan balik dengan sikap positif. Keberanian yang tumbuh di kelas dapat berdampak pada aktivitas belajar lainnya. Presentasi sederhana menjadi sarana efektif untuk mengasah potensi diri. Pembelajaran pun berjalan lebih bermakna dan menyenangkan.
Penulis: Aghnia
Gambar : Google