DAMPAK NEGATIF BERBICARA DULU BERPIKIR KEMUDIAN
pgsd.fip.unesa.ac.id – Bicara dulu, berpikir kemudian ialah kebiasaan yang sering terjadi pada banyak orang, apalagi di era sosial media yang membuat komunikasi menjadi instan. Tanpa proses pertimbangan yang matang, kata-kata yang keluar terkadang dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan bagi diri sendiri bahkan orang lain. Kebiasaan ini terjadi ketika seseorang mengungkapkan pendapat, perasaan atau informasi tanpa terlebih dahulu mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan. Hal ini bisa terjadi saat berbicara langsung atau dalam bentuk pesan tulisan di platform digital.
Dampak Negatif yang Terjadi
1. Menimbulkan konflik dan perselisihan; kata-kata yang keluar tanpa pertimbangan seringkali menyakitkan perasaan atau menyinggung pihak lain. Hal ini bisa memicu argumen, kesalahpahaman, hingga konflik yang berkepanjangan dengan teman, keluarga, rekan, atau orang sekitar.
2. Merusak reputasi diri dan orang lain; informasi yang disampaikan secara sembarangan atau tidak benar bisa merusak citra diri sendiri maupun orang lain. Misalnya, menyebarkan kabar bohong atau komentar yang tidak pantas bisa membuat orang lain melihat kita sebagai pribadi yang tidak bisa dipercaya.
3. Menyebabkan kerusakan dalam hubungan; kata-kata yang terlontar tanpa berpikir seringkali meninggalkan bekas yang sulit hilang dalam hubungan. Bahkan jika sudah ada rasa sakit yang ditimbulkan bisa membuat hubungan tidak lagi sama seperti sebelumnya.
4. Menimbulkan masalah hukum; dalam beberapa kasus, kata-kata yang tidak tepat bisa menyebabkan masalah hukum, seperti tuduhan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, atau pelecehan verbal. Ini bisa berdampak pada kehidupan pribadi dan profesional seseorang.
5. Membuat situasi menjadi lebih buruk; alih-alih menyelesaikan masalah, berbicara tanpa berpikir sering membuat situasi menjadi semakin kompleks dan sulit diatasi. Kata-kata yang tidak tepat bisa memicu emosi negatif dan menghalangi terjadinya komunikasi yang konstruktif.
6. Menurunkan kualitas komunikasi; kebiasaan ini juga bisa membuat komunikasi menjadi kurang efektif. Tanpa pertimbangan yang matang, pesan yang ingin disampaikan tidak akan jelas dan sulit dipahami oleh pendengar, sehingga tujuan komunikasi tidak tercapai.
Sumber gambar: https://pin.it/2yu9X0sib
Penulis: Salsabila Qothrunnada