MANFAAT HEALING BAGI MAHASISWA
pgsd.fip.unesa.ac.id – Hidup sebagai mahasiswa yang seringkali penuh dengan tuntutan, dari kuliah, tugas, projek, ujian, hingga pekerjaan paruh waktu. Akibatnya, stress dan kelelahan menjadi hal umum yang seringkali terjadi. Oleh karenanya, menyisakan waktu luang untuk healing atau aktivitas penyembuhan diri sangat penting bagi kesejahteraan mahasiswa. Healing bukan hanya sekadar kegiatan bersantai atau menghabiskan waktu dengan tidak melakukan apa-apa. Ini ialah aktivitas yang sengaja dilakukan untuk merenung, melepaskan stres, dan memulihkan energi fisik serta mental. Contohnya seperti berjalan-jalan di alam terbuka, membaca buku kesukaan, berkumpul dengan teman lama, dan melakukan hobi yang tertunda.
Manfaat Utama Healing
1. Mengurangi stress dan kecemasan; tuntutan akademik yang tinggi sering menyebabkan stress kronis. Aktivitas healing ini bisa membantu menenangkan pikiran, menurunkan kadar hormon stress dalam tubuh, dan membuat suasana hati menjadi lebih baik.
2. Memulihkan energi dan konsentrasi; setelah menjalani hari yang padar, waktu healing ini bisa digunakan untuk memberi kesempatan bagi tubuh dan otak untuk beristirahat. Hal ini membuat mahasiswa lebih fokus dan produktif ketika kembali menghadapi tugas akademik.
3. Meningkatkan kreativitas; ketika pikiran rileks, ruang untuk ide-ide baru akan terbuka lebih lebar. Banyak mahasiswa menemukan Solusi untuk masalah akademik atau ide untuk proyek setelah melakukan aktivitas healing.
4. Menjaga kesehatan fisik dan mental; healing yang melibatkan aktivitas fisik ringan seperti berolahraga atau berjalan-jalan dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Selain itu, waktu untuk diri sendiri juga membantu menjaga kestabilan emosional dan mencegah masalah kesehatan mental seperti depresi.
5. Meningkatkan kualitas hubungan sosial; banyak sekali aktivitas healing dilakukan bersama orang terdekat. Ini akan membantu mempererat hubungan dengan teman. Keluarga, yang penting untuk dukungan emosional selama masa studi.
Jadi, healing bukanlah membuang-buang waktu, melainkan investasi penting bagi kesejahteraan mahasiswa. Dengan menyisakan waktu luang untuk akivitas penyembuhan diri, mahasiswa bisa menjaga kesehatan fisik dan mental, meningkatkan produktivitas, serta menikmati masa studi dengan lebih baik.
Sumber gambar: https://pin.it/7b7ZISvm3
Penulis: Salsabila Qothrunnada