Peran Media Pembelajaran Kreatif dalam PGSD
Media
pembelajaran memiliki peran penting dalam membantu guru PGSD menyampaikan
materi secara lebih menarik dan mudah dipahami. Anak usia SD cenderung belajar
melalui pengalaman visual dan aktivitas langsung. Oleh karena itu, penggunaan
media seperti gambar, video, alat peraga, dan permainan sangat efektif untuk
meningkatkan perhatian siswa. Media yang tepat dapat membuat pembelajaran lebih
hidup dan bermakna. Hal ini sangat diperlukan untuk menjaga motivasi belajar
siswa.
Guru
PGSD dituntut untuk kreatif dalam memilih atau membuat media pembelajaran.
Misalnya, untuk pembelajaran IPA, guru dapat menggunakan model sederhana
tentang sistem pernapasan atau tumbuhan. Sementara untuk matematika, guru dapat
memanfaatkan benda konkret seperti balok, koin, atau kartu angka. Media juga
dapat dibuat dari bahan bekas yang mudah ditemukan, sehingga biaya pembuatan
tidak terlalu besar. Kreativitas guru menjadi kunci utama dalam meningkatkan
kualitas pembelajaran.
Di
era digital, media berbasis teknologi semakin banyak digunakan. Guru dapat
memanfaatkan aplikasi edukasi, video animasi, atau presentasi interaktif untuk
membuat pembelajaran lebih modern. Namun, penggunaan teknologi tetap harus
disesuaikan dengan kondisi sekolah dan karakter siswa. Guru PGSD perlu memastikan
bahwa media digital digunakan secara bijak, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi
juga mendukung tujuan pembelajaran. Integrasi teknologi harus diarahkan pada
hasil belajar yang lebih baik.
Media
pembelajaran juga membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar. Mereka dapat
memahami konsep yang abstrak dengan lebih mudah ketika disajikan melalui media
konkret atau visual. Guru dapat menyesuaikan media dengan gaya belajar siswa,
baik visual, auditori, maupun kinestetik. Dengan cara ini, siswa menjadi lebih aktif
dan terlibat dalam aktivitas belajar. Penggunaan media yang tepat terbukti
meningkatkan hasil belajar secara signifikan.
Secara
keseluruhan, media pembelajaran kreatif sangat penting dalam konteks PGSD. Guru
perlu terus mengembangkan kemampuan memilih dan membuat media yang sesuai
dengan tema dan tujuan pembelajaran. Dengan memanfaatkan media yang variatif,
proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. Media pembelajaran
tidak hanya membantu pemahaman konsep, tetapi juga meningkatkan motivasi dan
kreativitas siswa. Oleh karena itu, penggunaan media harus menjadi bagian
integral dalam pengajaran di SD.
Sumber:
Arsyad, Azhar.
(2016). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Munadi, Y.
(2013). Media Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Kemendikbud.
(2021). Panduan Penggunaan Media Pembelajaran SD.
✨Penulis : Maria Oktalic Hindi
Lourista