Program Literasi Sekolah Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik
Budaya membaca di kalangan peserta didik kini terus ditumbuhkan melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dilaksanakan di berbagai sekolah dasar. Program ini dimulai dengan kegiatan sederhana seperti membaca buku selama sepuluh menit sebelum pelajaran dimulai, serta penyediaan pojok baca di setiap kelas. Guru turut berperan aktif mendampingi peserta didik untuk memahami isi bacaan dan menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap berbagai topik.
Hasil survei di beberapa sekolah di Surabaya menunjukkan bahwa 78% peserta didik kini membaca buku nonpelajaran minimal satu kali dalam seminggu. Selain itu, lomba resensi buku dan kegiatan menulis cerita pendek menjadi agenda rutin yang digemari anak-anak. Melalui pendekatan yang menyenangkan, peserta didik mulai menjadikan membaca sebagai kebiasaan, bukan kewajiban.
Program literasi ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis dan daya imajinasi. Sekolah yang aktif melaksanakan program ini menunjukkan peningkatan prestasi akademik dan keaktifan siswa dalam diskusi kelas. Upaya ini diharapkan dapat melahirkan generasi pembelajar sepanjang hayat yang gemar membaca dan mencintai ilmu pengetahuan.